Transfer teknologi merupakan proses pemindahan kemampuan, pengetahuan, teknologi, metode manufaktur, serta fasilitas antara pemerintah, universitas, lembaga riset, atau sektor industri. Tujuannya adalah agar hasil penelitian dapat diakses, dikomersialkan, atau diterapkan sebagai produk, proses, atau layanan baru.
Kategori Transfer
Menurut definisi yang umum, transfer teknologi terbagi menjadi dua bentuk utama:
- Horizontal: perpindahan teknologi dari satu bidang ke bidang lain.
- Vertikal: perpindahan dari tahap riset ke tahap penerapan atau produksi.
Konsep ini sangat terkait dengan transfer pengetahuan, karena pengetahuan yang dihasilkan harus dapat diadopsi dan dimanfaatkan oleh pihak penerima.
Istilah Terkait
Di Indonesia, istilah serupa yang sering dipakai adalah alih teknologi, yang didefinisikan sebagai pengalihan kemampuan memanfaatkan dan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi antar lembaga, baik domestik maupun internasional.
Transfer teknologi biasanya difasilitasi oleh unit khusus di lembaga riset atau universitas yang mengidentifikasi potensi komersial dan menyusun strategi pemanfaatannya.